Wujud Kepedulian dan Gotong Royong, Masjid Baitul Ghofar Sukses Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban
- May 27, 2026
- Muhamad Abdul Aziz Rowi
WONOSARI – Suasana kebersamaan dan gotong royong begitu kental terasa di halaman Masjid Baitul Ghofar, Dusun Penitik, Desa Wonosari. Usai menunaikan ibadah sholat Idul Adha, pengurus takmir bersama warga bergerak cepat melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang telah diamanahkan oleh para pekurban (shohibul qurban).
Sejak pagi hari, area sekitar masjid sudah dipadati oleh panitia dan relawan yang berbagi tugas. Mulai dari tim penjagal yang memastikan proses penyembelihan sesuai syariat Islam, tim pengulitan, hingga tim emak-emak yang bertugas menimbang dan mengemas daging kurban.
Mengutamakan Syariat dan Kebersihan
Ketua Panitia Kurban Masjid Baitul Ghofar menegaskan bahwa seluruh proses penyembelihan dilakukan dengan standar yang ketat, baik dari segi keabsahan agama maupun kebersihan lingkungan.
"Kami memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan cukup umur sebelum disembelih. Selain itu, proses pemotongan dilakukan dengan cepat agar hewan tidak stres, serta menjaga area masjid tetap bersih dan higienis selama kegiatan berlangsung," ujarnya di sela-sela kesibukan.
Berikut adalah rincian jalannya kegiatan penyembelihan di Masjid Baitul Ghofar:
• Sinergi Lintas Generasi: Proses pengulitan dan pencacahan daging melibatkan pemuda karang taruna dan orang tua, mempererat tali silaturahmi antarwarga.
• Pemeriksaan Kesehatan: Daging kurban dipastikan diperiksa secara kasat mata guna menjamin kelayakan konsumsi bagi masyarakat.
• Distribusi Tepat Sasaran: Panitia menggunakan sistem kupon yang telah didata sebelumnya agar pembagian berjalan tertib dan menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.
Distribusi Daging yang Merata
Untuk menghindari kerumunan, panitia menerapkan sistem distribusi yang teratur. Selain warga yang datang membawa kupon secara berkala, tim relawan juga mengantarkan langsung paket daging ke rumah-rumah warga lansia dan dhuafa yang tidak sempat hadir ke masjid.
Salah seorang warga penerima kurban mengaku sangat bersyukur atas kepedulian para pekurban di Masjid Baitul Ghofar. "Alhamdulillah, setiap tahun panitia selalu amanah dan tertib. Daging kurban ini sangat berarti bagi keluarga kami," ungkapnya.
Kegiatan penyembelihan dan distribusi yang berlangsung hingga siang hari ini berjalan dengan lancar, aman, dan penuh sukacita. Semangat berkurban di Masjid Baitul Ghofar tidak hanya menjadi simbol ketaatan ibadah, tetapi juga menjadi bukti nyata luhurnya nilai gotong royong di Desa Wonosari.