Penuh Khidmat dan Kebersamaan, Ratusan Warga Desa Wonosari Ikuti Sholat Idul Adha di Masjid Baitul Ghofar Penitik

  • May 27, 2026
  • Muhamad Abdul Aziz Rowi

WONOSARI – Ratusan umat Muslim di Dusun Penitik, Desa Wonosari, memadati Masjid Baitul Ghofar untuk melaksanakan ibadah sholat Idul Adha dengan penuh khidmat. Gema takbir yang berkumandang sejak malam hari memuncak pada pagi ini, mengiringi kedatangan warga yang berbondong-bondong memenuhi saf-saf masjid hingga meluber ke area halaman.

Sejak pukul 06.00 WIB, warga dari berbagai usia—mulai dari anak-anak hingga lansia—tampak antusias mendatangi masjid dengan mengenakan pakaian terbaik mereka. Penerapan protokol kenyamanan dan ketertiban oleh panitia setempat membuat pelaksanaan ibadah berjalan sangat teratur.

Pesan Pengorbanan dan Kepedulian Sosial

Bertindak sebagai imam ust. Aris Sudiawan khatib ust. Akhmadi pada pelaksanaan sholat Idul Adha kali ini adalah tokoh agama setempat. Dalam khotbahnya, khatib menyampaikan pesan mendalam tentang makna pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

"Idul Adha bukan sekadar ritual menyembelih hewan kurban, melainkan momentum untuk menyembelih ego pribadi, meningkatkan ketakwaan, serta memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama di lingkungan Desa Wonosari ini," ujar khatib dalam penyampaiannya yang sejuk.

Gotong Royong Penyembelihan Hewan Kurban

Setelah rangkaian sholat Id dan khotbah selesai, agenda dilanjutkan dengan mushafahah (bersalam-salaman) antarwarga untuk saling memaafkan. Suasana hangat dan kekeluargaan begitu terasa di area Masjid Baitul Ghofar.

Ketua Panitia Qurban Masjid Baitul Ghofar menyampaikan bahwa pada tahun ini, jumlah hewan kurban yang dititipkan oleh para muzzaki (pekurban) mengalami kelancaran dalam penghimpunan.

• Proses Penyembelihan: Dilakukan bergotong-royong oleh warga Dusun Penitik.

• Sistem Distribusi: Langsung diantar ke rumah warga sehingga tidak terjadi penumpukan warga yang mengambil daging qurban.

• Ramah Lingkungan: Panitia juga berupaya mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai dalam pembagian daging, sejalan dengan upaya menjaga kebersihan lingkungan desa.

Kepala Desa Wonosari yang turut hadir dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pengurus takmir Masjid Baitul Ghofar dan warga Penitik. Sinergi yang baik ini membuktikan bahwa semangat gotong royong dan nilai-nilai religius masih sangat kental terjaga di Desa Wonosari.

Pelaksanaan kegiatan Idul Adha di Masjid Baitul Ghofar Penitik ini berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif hingga seluruh rangkaian acara selesai.