Pastikan Tepat Sasaran, Pemdes Wonosari Salurkan Bantuan Pangan kepada 1.506 KPM Selama Dua Hari

  • May 22, 2026
  • Muhamad Abdul Aziz Rowi

WONOSARI – Pemerintah Desa (Pemdes) Wonosari kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan warga. Mulai hari ini, Pemdes Wonosari secara resmi menyalurkan program Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kepada 1.506 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Untuk menghindari kerumunan dan menjaga ketertiban, proses penyaluran dijadwalkan berlangsung selama dua hari berturut-turut di aula balai desa.

Kepala Desa Wonosari menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah desa untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

"Kami ingin memastikan seluruh warga yang berhak menerima bantuan ini dapat terlayani dengan baik. Oleh karena itu, skema penyaluran kami bagi menjadi dua hari berdasarkan wilayah dusun atau RW agar prosesnya berjalan tertib, cepat, dan transparan," ujarnya saat memantau langsung jalannya pembagian bantuan.

Skema dan Jadwal Penyaluran

Setiap KPM menerima bantuan berupa beras berkualitas sebanyak 20 kilogram dan Minyak Goreng sebanyak 4 liter. Demi kelancaran arus pembagian, Pemdes Wonosari dengan nomer antrian.  Warga yang datang diwajibkan membawa syarat administrasi berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan Kartu Keluarga (KK) sebagai bukti verifikasi data guna memastikan bantuan tepat sasaran dan tidak terjadi duplikasi.

Sambutan Positif Warga

Program ini disambut dengan antusiasme tinggi dan rasa syukur oleh masyarakat Desa Wonosari. Salah seorang warga penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan beras 20 kilogram dan Minyak Goreng 4 liter ini di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok yang tidak menentu.

Pemdes Wonosari berharap dengan adanya pembagian yang terjadwal rapi ini, target penyaluran kepada 1.506 penerima dapat rampung 100% kamis sore tanpa ada kendala yang berarti. Pemdes juga mengimbau bagi warga lansia atau sakit yang tidak bisa hadir ke balai desa, pihak RT/RW setempat akan memfasilitasi pengantaran langsung ke rumah warga yang bersangkutan.